Skip to main content

Hidetsus Yagi, Sang Penemu Antena Televisi Dan Radio

KitaSatu.Com -  Info terbaru hari ini Google Doodle mengangkat pembicaraan tentang sejarah tokoh yang terkenal, yaitu penemu antena Televisi dan Radio. Bertepatan dengan hari ini adalah hari ulang tahunnya yang ke-130. Siapakah sosok ini? Dia adalah Hidetsus Yagi atau lebih dikenal dengan Hidesubs Yagi, lahir pada tanggal 28 Januari 1886 ini, bersama rekannya Shintaro Uda dan Kinjiro Okabe meningkatkan teknologi antena Yagi.
foto: http://www.szaktudas.com
Penemuan Hidetsus Yagi mengenai antena telah mendapat hak paten dari Jepang pada tahun 1926 dan hak paten dari Amerika didapat pada tanggal 24 Mei 1932, yang saat ini telah digunakan di jutaan tempat tinggal di seluruh dunia untuk penerimaan televisi dan radio. Hidetsus Yagi bersama kedua rakannya menemukan satu buah antena yang dapat melakukan perbaikan arah pancaran (directivity), yaitu dengan cara menambahkan parasitic element pada antena Dipole, yang berbentuk Reflector serta Director. Dengan demikian, forward gain akan bertambah tajam serta Front to Back Ratio juga bertambah.
 
Berkat keahliannya, Hidetsus Yagi pun mendapatkan beberapa penghargaan di bidang teknologi yang juga bekerja sebagai direktur di Universitas Jepang yang terkemuka. Penghargaan tersebut diantaranya adalah Blue Ribbon Award tahun 1951, Order of Merit Budaya tahun 1956 serta Asahi Award dari kelas pertama tahun 1976.  Ia menjabat sebagai Direktur Jenderal Institut Teknologi pada tahun 1944 serta menjabat sebagai Direktur Jeneral Osaka Imperial University pada tahun 1946. Hidetsus Yagi tutup usia pada tanggal 19 Januari 1976.
foto: http://www.hamradioschool.com
Beberapa dari kita mungkin ada yang belum mengetahui bahwa antena yang digunakan oleh jutaan orang saat ini adalah antena Hidetsus Yagi bersama kedua rekannya. Dengan arah yang tepat dan benar, antena akan menerima sinyal yang akan mengubungkan kita dengan dunia luar dan mendapatkan beberapa informasi. 

Comments

Popular Posts

Aqiqah Putra Bupati Inhu, Didoakan Ribuan Masyarakat Inhu

RENGAT Ribuan elemen masyarakat dari 14 Kecamatan se Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menghadiri acara aqiqah putra Bupati Inhu, H Yopi Arianto dan Rezita Meylani Yopi, yakni Soenara Poetra Arianto. Dalam acara yang digelar dirumah dinas Bupati Inhu, jalan A Yani Rengat, Kamis (9/11/2017) itu, ribuan masyarakat serta undangan lain mendoakan yang terbaik buat Nara. Selaku tuan rumah, Bobby Rachmat dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada ribuan lapisan masyarakat yang telah hadir pada acara aqiqah putra Bupati Yopi. Kelahiran putra pasangan Bupati Inhu, H.Yopi Arianto SE dan Rezita Meylani Yopi merupakan berkah dan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Bupati Yopi. Lebih jelas disampaikan, nama Soenara Poetra Arianto memiliki makna yang sangat berarti bagi keluarga besar Bupati Yopi, dimana, Soe diambil dari nama besar kakek sang bayi yang juga ayahanda tercinta Bupati Inhu, yakni Alm H.Soegianto, sedangkan Nara berarti penerang dan Poetra Arianto diambil dari nama ayah...

Pendaki Pemula? Ini Panduan Mendaki Gunung Papandayan

Jika Anda tinggal di Jakarta dan sekitarnya dan berencana mendaki gunung untuk pertama kali, Gunung Papandayan bisa di jadikan alternatif pertama untuk Anda coba. Gunung Papandayang terletak di Garut, Jawa Barat yang memiliki  ketinggian gunung papandayan  2.665 meter di atas permukaan bisa Anda tempatkan dalam daftar gunung yang perlu di jajal untuk didaki yang pertama kalinya.  Baca Juga :  7 Tempat Wisata Di Garut Yang Paling Menarik Untuk Dikunjungi infopaguci.blogspot.com Kebanyakan pendaki yang berasal dari Jawa Barat dan Jakarta bisa mengunjunginya pada akhir pekan mengingat jalur pendakian gunung ini yang tak terlalu panjang dan tak memakan waktu yang lama.  Trek gunung papandayan juga tak begitu sulit. Sebelum mencoba untuk di daki, sebaiknya Anda perlu memperbanyak informasi untuk memepermudah pendakian, Berikut kami menyajikan panduan lengkap wisata pendakian Gunung Papandayan.  1. Mengapa Papandayan cocok untuk pemula? Perlu Anda ketahui ...