Bayi perempuan dari pasangan Bohirin dan Farida Hanum ini d iduga malpraktek , warga Desa Aek Nagali Kecamatan Bandar Pulo Kabupaten Asahan, Sumatra Utara ini dilahirkan dengan kondisi kepala terputus, Senin (11/1) subuh. Foto : hariansib.co Menurut informasi yang didapat, awalmulanya kejadian ini terjadi ketika sang ibu Farida Hanum hendak melahirkan anak ketiganya yang ditangani oleh perawat berinisial DS di Desa Aek Nagali kabupaten Asahan. Akan tetapi persalinannya gagal dengan kondisi kepala bayi terputus. Terputusnya kepala bayi ini diakibatkan besarnya bobot bayi tersebut, karena besarnya bobot bayi tesebut sehingga sulit untuk mengeluarkannya dan akhirnya korban pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Haji Abdul Manan Simatupang (RSU HAMS) untuk mengeluarkan badan bayi yang tertinggal. Setelah di RSU HAMS, tak lama kemudian sekira pukul 07.30 WIB tubuh bayi tersebut pun akhirnya bisa dikeluarkan. Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja SIK, melalui Kasat Reskrim...
WARGA NETIZEN INDONESIA