Skip to main content

Posts

Showing posts with the label pembunuhan

Polres Inhu Lakukan Rekontruksi Pembunuhan di RTH Rengat

Adegan kedelapan Um menusuk dada sebelah kiri Pu karena berusaha melepaskan diri dari kepitan tangan Pu di lehernya, Senin (28/8/2017) Polres Inhu melakukan rekontruksi pembunuhan Pu, Senin (28/8/2017) di Lapangan Hijau, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Menurut Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari melalui Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Andrie Setiawan terdapat 11 adegan yang diperagakan di rekontruksi tersebut. "Adegan pelaku menusuk korban terlihat pada adegan kedelapan dan kesembilan," kata Andrie. Perkelahian antara keduanya sudah terlihat semenjak adegan keenam. Dalam peragaan tersebut terlihat bahwa Um (17) yang merupakan pelaku penusukan berusaha melepaskan diri dari kepitan tangan Pu. Dalam adegan itu juga diketahui bahwa pisau yang digunakan menusuk Pu sudah disiapkan oleh Pu di dalam celananya dan langsung menusuk dada serta leher korban. Rekontruksi tersebut juga dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rulif Yurganitra, Psikolog Anak, Viki Kurniawan,...

Pelaku Pembunuh Pu Mengaku Hanya Membela Diri

Tidak habis hitungan satu kali 24 jam, Polres Inhu berhasil mengamankan pelaku pembunuhan Pu (16), remaja yang ditemukan tewas di trotoar Lapangan Hijau, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Rabu (23/8/2017) lalu. Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari menjelaskan kepada awak media bahwa pelaku pembunuhan berinisial Um. Kepada Polisi, Um mengaku bahwa dirinya hanya berusaha membela diri saat terjadi perkelahian antara dirinya dan korban. "Saya terpaksa membela diri," kata Um kepada Polisi, Kamis (24/8/2017). Saat itu, Um mengakui dirinya sempat berusaha menghindari perkelahian itu. Namun karena tubuh Pu lebih besar darinya, sehingga dirinya tidak berdaya saat lehernya dikunci dengan tangan Pu. Saat terdesak, Um mencabut pisau yang disimpannya di pinggangnya dan langsung menusuk dada kiri serta leher Pu. Hingga akhirnya Pu terkapar di atas trotoar. Melihat itu, Um langsung melarikan diri. Hingga kemudian Sat Reskrim Polres Inhu menangkap Um pada Rabu (23/8/2017) so...

Pembunuh PU di RTH Rengat Mengaku Dendam Karena Sering Diganggu dan Dipukuli

Remaja 17 tahun berinisial UD, diamankan ke Polres Inhu Provinsi Riau, setelah membunuh korban bernama Agusri, yang meregang nyawa usai menderita dua luka tikaman di pinggang dan leher. Perkelahian antara kedua ABG (Anak Baru Gede, red) itu diduga dipicu dendam. Hal itu diketahui dari pengakuan UD. Kepada polisi ia menjelaskan bahwa Agusri kerap menganggu dan memukulinya tanpa sebab. Pelaku selama ini tak berani melawan lantaran postur tubuh korban lebih besar darinya. Dendam itu lah yang akhirnya memicu UD nekat menikam Agusri. Sementara pisau yang digunakan pelaku, sengaja dibawanya dari rumah buat jaga malam (jaga dagangan buah, red), sekaligus untuk jaga diri kalau-kalau Agusri kembali menganggunya. Ia pun sempat berfikiran bakal menghabisi nyawa korban jika hal itu sempat terjadi.   Benar ternyata, tepat pada Rabu (23/8/2017) pagi, korban mendatangi UD yang kebetulan bersama temannya sedang duduk menjaga dangan buah di pinggir lapangan RTH (Ruang Terbuka Hijau) Kota Rengat, Ka...

Polres Inhu Ringkus Pelaku Pembunuhan di RTH Rengat

Pelaku pembunuhan Tak butuh waktu lama bagi aparat Kepolisian Resor (Polres) Inhu Provinsi Riau untuk meringkus UD, remaja 17 tahun yang diduga pelaku pembunuhan terhadap Agusri Evendi, yang juga sebaya dengannya. UD diciduk beberapa jam setelah peristiwa berdarah ini terjadi, Rabu (23/8/2017) siang. UD ditangkap anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Inhu Rabu siang tadi sekitar pukul 17.00 WIB. Remaja ini diamankan 12 jam setelah kasus pembunuhan yang dilakukannya terhadap Agusri. Adapun pelaku diketahui berdagang buah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Rengat, Inhu.Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari mengatakan, UD nekat menghabisi nyawa korban setelah sempat terlibat perkelahian dengannya. Sementara pisau yang dipakai untuk menikam remaja tersebut diketahui memang sengaja dibawa UD dari rumah untuk tugas jaga malam (jaga buah, red).Usai dibekuk, UD langsung digelandang ke Mapolres Inhu untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga menyita barang bukti diantaranya sebilah pisau dapur...

Pembunuhan PU Bikin Geger, Netizen: Rengat Semakin Menakutkan

Kasus penemuan mayat di pinggir trotoar jalan dekat Lapangan Hijau, di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Rabu (23/8/2017) membuat geger warga. Korban diketahui masih remaja berusia 16 Tahun berinisial Pu, warga Rengat. Dilokasi kejadian terlihat jelas ceceran darah yang diduga berasal dari tubuh korban. Diduga, remaja tersebut merupakan korban pembunuhan. Disejumlah tubuh korban terlihat dipenuhi banyak bekas luka. Sejumlah foto-foto diduga korban PU beredar luas di jejeraing sosial facebook dan yang diunggah akun @Ibnu Aryadinata sekitar pukul 11.30 Wib. "Pembunuhan tadi subuh di lapangan Hijau RENGAT!,"tulis Ibnu Aryadinata. Kondisi tubuh korban diduga telah berada di rumah sakit.Dari rentetetan foto itu terlihat jelas kondisi tubuh korban yang dipenuhi banyak luka. Bekas luka terlihat pada bagian ulu hati sebelah kiri dengan luka menganga seperti bekas tusukan. Kondisi luka juga terlihat pada bagian wajah korban. Demikian juga luka sobekan juga terliha...

Tiba di Puskesmas Simpang Lima, Ibu PU Langsung Lemas Melihat Kondisi Anaknya

PU (16), seorang remaja yang diduga menjadi korban penganiyaan di Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Ia ditemukan tewas bersimbah darah di trotoar Lapangan Hijau, Kecamatan Rengat. Kejadian itu sangat menyayat hati ibu korban, Upi Suharnis (40). Kepada Tribunpekanbaru.com Suharnis mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mendapat informasi dari rekan PU. "Saya langsung dibawa ke Puskesmas Simpang Lima untuk melihat anak saya," katanya, Rabu (23/8/2017). Setibanya di Puskesmas, Suharnis melihat anaknya dalam keadaan berlumuran darah. Dirinya menurutkan terdapat sejumlah luka di tubuh anaknya. "Ada lubang di dadanya, kemudian luka di kaki," kata Suharnis menjelaskan. Namun sayang perawat berkata kepada Suharnis bahwa anaknya sudah meninggal. Melihat kondisi anaknya, Suharnis merasa yakin anaknya menjadi korban pengeroyokan. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab tewasnya remaja yang ditemukan tewas bersimbah darah di trotoar Lapangan Hijau, Kecamat...

Malamnya Pamit Kerja, Ibu PU Tak Menyangka Anaknya Tewas Bersimbah Darah

 Upi Suharnis, ibu PU sungguh tidak menyangka anaknya tewas menjadi korban pembunuhan. Suharnis mengatakan pada malam sebelum kejadian tepatnya pada Selasa (22/8/2017) malam, Pu minta izin pada ibunda untuk pergi bekerja. "Jam setengah delapan, anak saya permisi bekerja. Paginya saya diberitahu rekannya kalau dia sudah meninggal," kata Suharnis, Rabu (23/8/2017). Lanjut Suharnis, Pu selama ini memang dikenal berbakti kepada orangtua. Semenjak kecil dirinya sudah terbiasa bekerja serabutan membantu perekonomian orangtuanya. Bahkan rumah yang ditempati oleh Suharnis dan keluarganya saat ini merupakan hasil kerja Pu yang disisihkannya. Hingga kini belum diketahui pasti penyebab tewas PU. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di trotoar Lapangan Hijau, Kecamatan Rengat, Inhu, Rabu (23/8/2017). Diduga PU tewas akibat penganiayaan.Dari informasi yang dihimpun Tribun Pekanbaru dari sejumlah saksi yang juga rekan korban kuat dugaan korban diduga mendapat penganiyaan dari sekelompok anak...

Polres Inhu Sudah Periksa Sejumlah Saksi Terkait Pembunuhan PU

Penemuan mayat seorang remaja yang belakangan diketahui berinsial Pu menggegerkan warga Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Pihak Kepolisian Polres Inhu saat ini juga sedang berupaya mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Kata Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari melalui Kasat Reskrim Polres Inhu, AKP Andrie Setiawan dijelaskan bahwa pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait perkara ini. "Saat ini masih penyelidikan, kit masih memeriksa sejumlah orang saksi," kata Andrie, Rabu (23/8/2017). Andrie juga menyampaikan belum ada penetapan tersangka dalam perkara ini. "Hingga kini belum ada nama yang ditetapkan menjadi tersangka," tegas Andrie. Kejadian pembunuhan ini sempat menggegerkan warga Kecamatan Rengat. Pasalnya jasad Pu ditemukan bersimbah darah di trotoar Lapangan Hijau, Kecamatan Rengat. Diduga Pu mengalami penganiyaan hingga akhirnya tewas. Sebab ditemukan sejumlah bekas luka di tubuh Pu. Upi Suharnis, ibu PU sungguh tidak menyangka anaknya te...

Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Trotoar RTH Rengat, PU Diduga Dibunuh Karena Dendam

lokasi penemuan mayat seorang anak yang ditemukan tewas pada Rabu (23/8/2017) pagi Hingga kini belum diketahui pasti penyebab tewasnya remaja yang ditemukan tewas bersimbah darah di trotoar Lapangan Hijau, Kecamatan Rengat, Inhu, Rabu (23/8/2017). Namun diduga, remaja berinisial PU itu diduga tewas akibat penganiayaan. Dari informasi yang dihimpun Tribun Pekanbaru dari sejumlah saksi yang juga rekan korban mengatakan korban diduga mendapat penganiyaan dari sekelompok anak yang memiliki dendam terhadapnya. "Kemarin dia sempat dendam karena ditendang saat naik sepeda," kata Se, Rabu (23/8/2017) seperti dilansir Tribunpekanbaru.com. Se berkata bahwa, kejadian penganiyaan itu bermula ketika Pu mendatangai seorang anak yang menendangnya untuk membalaskan dendam. "Mereka kemudian berkelahi dan waktu dilerai si PU sudah berdarah di dadanya," kata Se. Warga Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dikagetkan dengan penemuan mayat seorang anak tergeletak di trotoar ...

Heboh, Remaja 17 Tahun Tewas Ditikam di Trotoar RTH Kota Rengat

korban img by pekanbaru.tribunnews Kasus penganiayaan yang berakhir pada kematian kembali terjadi di Kecamatan Rengat Kabupten Indragiri Hulu, Riau. Kejadian itu sontak menggegerkan warga kota bersejarah itu. Berdasarkan informasi masyarakat yang didapat GoRiau.com dilokasi, kejadian itu menimpa seorang remaja yang diketahui Agusri Efendi (17), warga Tugu Lima Rengat."Peristiwa berdarah itu terjadi pada, Rabu (23/8/2017) sekira pukul 04.50 WIB dini hari tadi, tepatnya di Area RTH Kota Rengat Kelurahan Sekip Hulu, Rengat," kata salah seorang warga, Idon (38), kepada GoRiau.com. Menurut info yang diterimanya, sebelum kejadian korban berjalan sendirian dari RTH atau Lapangan Hijau menuju Simpang PKK. Saat itu pula, korban dicegat oleh dua orang remaja, sehingga terjadi perkelahian. Ads"Korban mengalami beberapa luka tusukan senjata tajam, diantaranya pada bagian rusuk dan dagu. Akibatnya, korban roboh dan tewas bersimbah darah," sebut Idon menuturkan.Terkait identitas ...