Skip to main content

5 Cara Memfoto Makanan dengan Hasil Bagus Menggunakan Kamera Ponsel

Tren anak muda belakangan ini senang memotret-motret makanan lalu menggunggahnya di media sosial, kapan pun, di mana pun saat mencicipin makanan yang terbilang aneh dan biasanya makanan yang berkelas. Tapi seringkali saat memotret , hasil foto yang dihasilkan ternyata tidak sesuai keinginan bahkan bisa di bilang sangat "mengerikan", meskipun makanannya yang di hidangkan sungguh fantastis, karena kita tidak meluangkan waktu  untuk mencari trik, memperlajari trik serta tidak mau untuk berpikir tentang bagaimana caranya agar mendapatkan gambar dengan hasil yang terbaik.
Cara foto Makanan dengan Hasil Bagus
bbcimg.co.uk
Kali ini kami akan membagikan tips kepada pembaca setia blog ini, yaitu tips untuk menghasilkan foto makanan yang baik, meskipun Anda hanya memotretnya dengan kamera ponsel.


1.Perhatikan Cahaya Sebelum memotret makanan

Cahaya sangat berperan penting untuk mendapatkan hasil foto yang baik, Oleh karena itu kita dapat manfaatkan sumber cahaya yang besar dan lembut ketika Anda memotret makanan. Anda bisa memotretnya di luar saat hari mendung, atau di dalam ruangan tetapi di dekat jendela.

Jika memotret pada siang hari dan  Anda berada di dalam ruangan, matikan lampu ruangan. Persaingan sumber cahaya ini akan membuat bayangan bersilangan. Selain itu, warna cahaya dari lampu berbeda dengan cahaya matahari.

Jika Anda memotret makanan pada saat makan di restoran, tentu Anda tak selalu mendapat tempat yang memiliki cahaya cukup baik dan strategis untuk mendapatkan cahaya  ideal. Triknya, matikan lampu flash kamera Anda. Gunakan pinggiran meja atau gelas untuk menahan ponsel agar tetap stabil dan meminimalkan guncangan.'
Baca Juga : Inilah 4 Cara Memotret Kembang Api Dengan Smartphone


2. Kenali peralatan Smartphone Anda

Meskipun Anda memotret makanan hanya menggunakan kamera smartphone, ada banyak cara yang bisa Anda dilakukan untuk mengontrolnya secara manual agar foto yang dihasilkan sesuai yang di inginkan. Selain memposisikan objek makanan di dekat sumber cahaya yang baik, Anda dapat memilih fokus objek dengan menyentuh layar ponsel.

Anda juga bisa mengatur eksposur hingga dirasa cukup pas secara manual. Jika ada benda yang sangat cerah, smartphone bisa saja mengekspos benda tersebut. Anda dapat "memaksa" eksposur Anda untuk mencapai hasil yang Anda inginkan, bukan yang Smartphone Anda pikir anda inginkan.

3. Pikirkan tentang framing

Ketika Anda memotret dengan smartphone, akan terasa sulit untuk memotret dari jarak dekat tanpa membuat distorsi, terutama jika Anda memotret objek mangkuk dan gelas. Memotret makanan dari sudut 45 derajat lebih mudah menggunakan kamera DSLR bisa menjadi perspektif 

Memotret tegak lurus akan lebih mudah dilakukan dari atas serta ini bisa jadi solusi yang bagus. Tetapi tak ada salahnya jika ingin bereksperimen dengan dengan berbagai angle!

4. Momotret Sedikit lebih baik

Anda tidak perlu memasukkan semua makanan ke dalam bidikan foto. Terkadang dengan sedikit objek makanan pada piring sudah cukup. Fotografi objek makanan yang baik adalah yang menggugah serta memberikan sentuhan tempat dan rasa. Ketika Anda saat memotret, pikirkanlah tentang elemen yang mungkin bisa mengganggu obyek, serta yang ingin Anda tonjolkan dalam foto.  bergeser ke sisi lain meja dapat mengubah tampilan dan nuansa foto Anda.


5. Gunakan Filter Kamera pada Smartphone

Tidak ada foto yang biasa saja akan menjadi luar biasa jika menggunakan fitur filter pada kamera smartphone. trik terakhir ini bisa Anda lakukan jika sudah mendapatkan hasil jepretan yang bagus dulu, Jadi dasarnya, buatlah foto yang bagus dahulu, lalu Anda bisa mengeditnya menggunakan aplikasi-aplikasi gratisan yang banyak tersedia untuk mengatur eksposur, saturasi, dll, 
Baca Juga : Miliki 5 Aplikasi Terbaik Untuk Mengedit Video Di Android

Comments

Popular Posts

Inilah 7 Khasiat Buah Jamblang Yang Belum Banyak Diketahui Orang

KitaSatu.Com  - Pernah dengar buah Jamblang alias juwet? Ya, buah yang berwarna hitam dan mempunyai rasa yang manis dan sangat mirip seperti buah anggur. Hanya saja buah jamblang sedikit lebih lonjong. Buah yang mempunyai nama latin Syzygium cumini ini mengandung minyak astiri, alkaloid (jambosine), fenol (methylxanthoxylin), asam organik, triterpenoid, resin berwarna merah tua yang di dalamnya terkandung tanin dan asam elagat. Selain itu, Biji jamblang mengandung fatty oil sekitar (3-5%) terdiri dari olei acid, sterculiac acid, palmitic acid, myristis acid, linoleic acid, dan malvalic acid (cyclopropylidenis acid) serta vernolic acid (epoxy fatty acid). Buah jamblang juga mengandung tanin termasuk corilagin. Buah ini merupakan buah yang hanya dapat ditemukan di beberapa negara tertentu di Asia, salah satunya adalah Indonesia. foto: http://cp.jurnalhajiumroh.com Mungkin buah ini jarang sekali kita temui. Tapi jangan salah, buah ini banyak sekali manfaatnya. Terutama dalam bidang...