Skip to main content

Polres Inhu Musnahkan Barang Bukti 9 Kasus Narkoba

Polres Indragiri Hulu melalui Satuan Narkoba melaksanakan pemusnahan barang bukti Narkoba di Mapolres Inhu, Selasa (15/8/2017). Narkoba tersebut merupakan hasil pengungkapan dari 9 kasus dengan jenis Shabu, Pil ekstasi dan Ganja.

Acara pemusnahan dipimpin Waka Polres Inhu Kompol Roni Syahendra SIk dan dihadiri Kasat Narkoba AKP Harut Kemri, Kaban Kesbang Adri Bahar, Kasi Pidum Kajari Inhu Nur Winardi, Hakim Pengadilan Negeri Rengat Petra Jeany SH, Ketua LAM Inhu Zulkifli Gani dan undangan lainnya.

Adri Bahar mewakili Bupati Inhu menungkapkan kejahatan Narkoba bukanlah tindak pidana biasa karena sudah menjadi masalah Nasional dan internasional, untuk itu perlu kerja keras untuk menekannya. "Pemkab Inhu saat ini sedang berupaya membuat program untuk sosialisasi terkait penyalahgunaan Narkoba di Inhu," ungkap Adri.

Sekretaris Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Inhu ini menyebutkan, instansi terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Sosial akan segera melakukan koordinasi dengan BNK untuk dapat membuat terobosan-terobosan dalam sosialisasi. Namun tentunya kegiatan Pemkab tersebut tetap memerlukan kerjasama dengan aparat penegak hukum, kususnya Polri.

Kasat Narkoba dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak akan bisa berbuat jika tidak ada informasi dari masyarakat. "Semua elemen harus berperan jika memang ingin menyelematkan generasi kita dari bahaya Narkoba tersebut," tegasnya.

Untuk peredaran Narkoba di Inhu, dikatakannya tertinggi masih berada di kecamatan Pasir Penyu, namun pengungkapan terbanyak oleh pihak Kepolisian berada di wilayah kecamatan Seberida.

Sementara itu Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari melalui Waka Polres Kopol Roni Syahendra mengatakan kondisi saat ini, Narkoba tidak hanya berada di lingkungan orang biasa saja, tapi sudah menjadi konsumsi bagi anak--anak. Melalui dukungan semua pihak termasuk masyarakkat anti Narkoba, maka permasalahan ini seccarra perlahan akan dapat teratasi.

"Terima kasih atas dukungan masyarakat Inhu dan hari ini kita sepakat kalau peredaran Narkoba harus dihentikan di Bumi Melayu ini," tegasnya.

Total barang bukti dimusnahkan dalam kegiatan ini Shabu seberat 32,44 gram, Ganja 10,72 gram dan ekstasi sebanyak 36 butir atau lebih kuraang 11,18 gram.

Dikatakan Waka, jumlah tersebut merupakan jumlah setelah disisihkan untuk uji Labor di Pekanbaru dan juga disisihkan untuk barang bukti pada saat persidangan nantinya. Hasil uji Labor di Pekanbaru, seluruhnya positif merupakan Narkoba. (sumber)

Comments

Popular Posts

Defense TH 8 Terbaik Agar Kamu Selalu Menang

KitaSatu.Com- Buat kamu para pemain game COC, pasti kadang suka gak sabar nunggu upgrade selesai kan? entah itu upgrade defense atau pasukan. Kalau misalnya base kamu masih di TH 1,2,3,4,5,6 dan 7. itu belum terlalu lama jika dibandingkan dengan yang TH 8 keatas, jadi maklum-maklum saja kalau harga akun COC yang TH 8 keatas terbilang mahal, harganya bisa sampe sejutaan lebih, apalagi kalau defense, pasukan dan wall sudah diupgrade ke level max. Trik dasar bermain game COC ini adalah kesabaran, jangan sampai kamu buru-buru langsung upgrade Town Hall kalau gak mau dibilang TH prematur . TH prematur adalah keadaan dimana Town Hall yang kamu miliki berbeda level dengan defense yang kamu punya, misalnya Town Hall di base kamu baru saja selesai upgrade ke level 8, tapi defense dan semua bangunan masih belum kamu upgrade max di TH 7 sebelumnya, hal ini akan menyebabkan kesulitan nantinya, kamu akan memakan waktu lebih lama dan kurang efisien menghadapi gempuran musuh. baca juga: Cara Mudah ...