Skip to main content

Tiga Anggota DPRD Inhu Belum Kembalikan Mobil Dinas

Kuwat Widiyanto img by prc
Meskipun sudah mendapatkan kemewahan dalam menjalankan tugasnya dengan penambahan uang transportasi senilai Rp18 juta perbulan sebagai pengganti tidak lagi adanya pemakaian mobil dinas untuk anggota DPRD Inhu, namun ini tidak mebuat tiga oknum DPRD Inhu sadar akan kewajibannya untuk mengembalikan mobil pinjam pakaii mereka dengan jenis Innova kepada Pemkab Inhu.

Pengembalian itu berkenaan dengan berlakunya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD. Bahkan dengan berlakunya PP tersebut, DPRD Inhu sendiri sudah mengajukan perda inisiatif yang mengatur hak keuangan dan adiminstratif pimpinan DPRD Inhu. Perda itu kini sudah disahkan lewat paripurna DPRD Inhu dan menunggu persetujuan dari pihak Provinsi.

Seiring dengan akan diberlakukannya peraturan itu, anggota DPRD Inhu diminta mengembalikan mobil dinasnya. Proses pengembalian itu sudah dilakukan semenjak beberapa pekan lalu. Namun dari 40 anggota DPRD Inhu, hanya 37 anggota DPRD Inhu yang sudah mengembalikan, sementara tiga anggota DPRD Inhu hingga kini masih belum mengembalikan. Hal ini dipastikan dari konfirmasi Sekretaris DPRD Inhu, Kuwat Widiyanto.

"Sejauh ini ada tiga anggota DPRD Inhu yang belum mengembalikan, alasannya karena masuk bengkel," kata Kuwat, Selasa (29/8). Saat ditanyakan nama-nama anggota DPRD Inhu yang belum mengembalikan mobil dinasnya, Kuwat enggan menjawab lebih banyak. Sementara itu dirinya juga menyampaikan bahwa tidak ada batas waktu pengembalian mobil dinas tersebut. Dalam hal ini, Kuwat menyampaikan Ketua DPRD Inhu sudah menghimbau agar pengembalian itu bisa dilakukan sesegera mungkin.

Kuwat menyampaikan di dalam perda tentang hak keuangan dan administraif pimpinan dan anggota DPRD Inhu terebut diatur bahwa anggota DPRD Inhu akan mendapat tunjangan transportasi untuk anggota DPRD Inhu setiap bulannya. Oleh karena itu, seluruh anggota DPRD Inhu diminta mengembalikan mobil dinasnya kecuali pimpinan DPRD Inhu. "Pengembalian ini tidak diharuskan bagi pimpinan DPRD, karena berdasarkan aturan harus difasilitasi mobil," kata Kuwat.

Terpisah Ketua DPRD Inhu, Miswanto menegaskan soal pengembalian mobil dinas tersebut harus dilakukan sesegera mungkin. "Soal pengembalian tersebut sudah disampaikan sebelumnya kepada seluruh anggota DRPD Inhu agar dilakukan segera," katanya. Sebab menurutnya bila tidak dikembalikan hal ini dikhawatirkan akan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) nantinya.

Sementara itu saat ditanyakan soal mobil dinas yang mengalami kerusakan dan masuk bengkel, Miswanto berkata hal ini menjadi pengecualian. "Kalau mengalami kerusakan memang seharusnya diperbaiki dulu sebelum dikembalikan, karena sifatnyakan pinjam pakai kalau mengalami kerusakan itu menjadi tanggungjwab pemakai," katanya. Namun informasi yang diterima sejumlah mobil dinas sudah diganti platnya. Ketika hal ini ditanyakan kepada Miswanto dirinya enggan berkomentar. "Saya tidak tahu kalau soal itu," ujarnya.

Miswanto berharap himbauannya diindahkan oleh para anggota DPRD Inhu. Katanya hal ini juga guna menjaga huhungan baik antara pemerintah dengan DPRD Inhu.(MC Riau/ana)(sumber)[right-side]

Comments

Popular Posts

Aqiqah Putra Bupati Inhu, Didoakan Ribuan Masyarakat Inhu

RENGAT Ribuan elemen masyarakat dari 14 Kecamatan se Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menghadiri acara aqiqah putra Bupati Inhu, H Yopi Arianto dan Rezita Meylani Yopi, yakni Soenara Poetra Arianto. Dalam acara yang digelar dirumah dinas Bupati Inhu, jalan A Yani Rengat, Kamis (9/11/2017) itu, ribuan masyarakat serta undangan lain mendoakan yang terbaik buat Nara. Selaku tuan rumah, Bobby Rachmat dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada ribuan lapisan masyarakat yang telah hadir pada acara aqiqah putra Bupati Yopi. Kelahiran putra pasangan Bupati Inhu, H.Yopi Arianto SE dan Rezita Meylani Yopi merupakan berkah dan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Bupati Yopi. Lebih jelas disampaikan, nama Soenara Poetra Arianto memiliki makna yang sangat berarti bagi keluarga besar Bupati Yopi, dimana, Soe diambil dari nama besar kakek sang bayi yang juga ayahanda tercinta Bupati Inhu, yakni Alm H.Soegianto, sedangkan Nara berarti penerang dan Poetra Arianto diambil dari nama ayah...

Pendaki Pemula? Ini Panduan Mendaki Gunung Papandayan

Jika Anda tinggal di Jakarta dan sekitarnya dan berencana mendaki gunung untuk pertama kali, Gunung Papandayan bisa di jadikan alternatif pertama untuk Anda coba. Gunung Papandayang terletak di Garut, Jawa Barat yang memiliki  ketinggian gunung papandayan  2.665 meter di atas permukaan bisa Anda tempatkan dalam daftar gunung yang perlu di jajal untuk didaki yang pertama kalinya.  Baca Juga :  7 Tempat Wisata Di Garut Yang Paling Menarik Untuk Dikunjungi infopaguci.blogspot.com Kebanyakan pendaki yang berasal dari Jawa Barat dan Jakarta bisa mengunjunginya pada akhir pekan mengingat jalur pendakian gunung ini yang tak terlalu panjang dan tak memakan waktu yang lama.  Trek gunung papandayan juga tak begitu sulit. Sebelum mencoba untuk di daki, sebaiknya Anda perlu memperbanyak informasi untuk memepermudah pendakian, Berikut kami menyajikan panduan lengkap wisata pendakian Gunung Papandayan.  1. Mengapa Papandayan cocok untuk pemula? Perlu Anda ketahui ...