Skip to main content

Ketua KPU Inhu Lantik 70 PPK

PILGUBRI 2018

Ketua KPU Inhu Muhammad Amin melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) tahun 2018. Jumlah anggota PPK yang dilantik 70 orang, dengan masing-masing kecamatan lima orang. Enam puluh lima orang ini berasal dari 13 kecamatan di Inhu, dimana nantinya ditempatkan masing-masing lima orang tetes ebut sebagai petugas di kecamatan masing-masing.

Acara pelantikan yang dilaksanakan digedung Dang Purnama tersebut disaksikan oleh Ass Pemerintahan Setda Inhu Asryan dari KPU Riau H Abdul Hamid, Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari SIK, Kaban Kesbang Adri Bahar, Kadishub Erfandi, kabag Tapem dan para camat sei Inhu.

Hamid mengharapkan agar penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah dapat berjalan jujur, adil, aman dan damai serta tentu saja lebih berkualitas di bandingkan dengan pemilihan umum yang telah dilaksanakan sebelumnya. Pengambilan sumpah dan janji anggota PPK dan PPS dilakukan Ketua KPU Kabupaten Indragiri Hulu.

"Pelantikan tersebut sesuai dengan tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Riau 2018. Sesuai tertuang dalam Peraturan KPU RI dan UU , bahwa anggota PPK dan PPS harus sudah terbentuk enam bulan sebelum pelaksanaan Pilgub Riau.

Kepada anggota PPK dan PPS, Amin meminta agar bekerja sesuai dengan aturan sebagai penyelenggara Pilgub Bali 2018. Ia juga menegaskan anggota PPK dan Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) harus terus meningkatkan pemahaman akan tugas, wewenang dan tanggung jawabnya, pahami kode etik sebagai pelaksana pemilihan umum, bersikap netral dan hindari konlik kepentingan yang dapat mengakibatkan rusaknya citra pelaksana pemilihan umum yang pada gilirannya dapat mengurangi kualitas hasil pemilu.

Setelah dilantik, anggota PPK ditegaskan untuk bisa menjaga independensi dan integritas sebagai penyelenggara Pemilu; bersikap transparan, jujur, adil, objektif dan akuntabel dalam melaksanakan tugas, bekerja dengan sungguh-sungguh dengan cermat dan penuh kehati-hatian; memberikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat, pemilih, maupun peserta Pemilu; melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara Pemilu sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Amin mengatakan pelantikan para PPK ini bukan sekadar seremoni belaka melainkan ada makna dan tanggung jawab yang harus diemban oleh masing-masing pribadi."Mereka sudah kami pilih sesuai kualitas dan aturan yang ada, bekerjalah dengan cerdas dan jadilah selalu pribadi jujur dalam melaksanakan tugas," ujarnya.(MC Riau/ana)(sumber)[right-side]

Comments

Popular Posts

Defense TH 8 Terbaik Agar Kamu Selalu Menang

KitaSatu.Com- Buat kamu para pemain game COC, pasti kadang suka gak sabar nunggu upgrade selesai kan? entah itu upgrade defense atau pasukan. Kalau misalnya base kamu masih di TH 1,2,3,4,5,6 dan 7. itu belum terlalu lama jika dibandingkan dengan yang TH 8 keatas, jadi maklum-maklum saja kalau harga akun COC yang TH 8 keatas terbilang mahal, harganya bisa sampe sejutaan lebih, apalagi kalau defense, pasukan dan wall sudah diupgrade ke level max. Trik dasar bermain game COC ini adalah kesabaran, jangan sampai kamu buru-buru langsung upgrade Town Hall kalau gak mau dibilang TH prematur . TH prematur adalah keadaan dimana Town Hall yang kamu miliki berbeda level dengan defense yang kamu punya, misalnya Town Hall di base kamu baru saja selesai upgrade ke level 8, tapi defense dan semua bangunan masih belum kamu upgrade max di TH 7 sebelumnya, hal ini akan menyebabkan kesulitan nantinya, kamu akan memakan waktu lebih lama dan kurang efisien menghadapi gempuran musuh. baca juga: Cara Mudah ...

Inilah Bahaya Riba dan Solusi Agar Terhindar Dari Riba

Riba (ربا يربو) menurut bahasa artinya bertambah/Meningkat, dapat juga diartikan mengembang atau akan lebih banyak. Menurut syariat, pengertian riba itu lebih luas lagi, Yakni penambahan atau penundaan (meskipun hal ini tidak ada penambahan). abufawaz.wordpress.com Di era globalisasi di tandai dengan kemudahan teknologi, dan gencarnya media dalam menampilkan kehidupan yang serba mewah dan modern, menimbulkan polemik sosial serta gaya hidup konsumsif high di dalam masyarakat kita. Hal ini terjadi di kota besar maupun hingga di plosok desa, dimana tingkat kemampuan  secara ekonomi seseorang yang belum atau masih kurang, seiring banyaknya lembaga yang menawarkan kredit dengan cara dan syarat yang mudah, sehingga masyarakat yang konsumtif ini dengan udah membeli barang barang untuk memenuhi hasratnya. Tinggal mengisi formulir sebagai pengajuan kredit, serta menandatanganinya, barang yang di inginkan pun akan mudah terbeli. Masalahnya saat mengajukan kredit mereka tidak memikirkan bagai...