Skip to main content

Putusan MK Soal Penghayat Kepercayaan di KTP Diapresiasi Suku Talang Mamak Inhu

INHU

Mahkamah Konsitusi (MK) telah mengabulkan gugatan Penghayat Kepercayaan dan dicantumkan dalam kolom KTP.

Menanggapi itu, salah satu suku pedalaman di Riau yakni Suku Talang Mamak mengapresiasi putusan MK.

Gilung salah satu tokoh adat Talang Mamak di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau mengatakan sampai saat ini ribuan Suku Talang Mamak masih berpegangan pada agama Islam Langkah Lama.

Di mana dalam kepercayaannya mereka hanya percaya kepada Allah dan Nabi Muhammad.

"Dengan putusan MK itu kita berhadap di kolom KTP ada kolom agama Islam Langkah Lama. Karena itu kepercayaan kita yang sudah ada sejak abad ke-18," ucap Gilung Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN).

Dikatakan Islam Langkah Lama, sebut Gilung, karena Suku Talang Mamak tidak mengenal rukun islam dan rukun iman. Mereka tidak berpuasa, zakat, naik haji, solat, tidak percaya dengan adanya malaikat.

Dalam kehidupan sehari hari, suku Talang Mamak yang merupakan suku Melayu Tua atau Suku Melayu Kuno lebih banyak mengikuti adat istiadat dari pada agama. Adat mereka antara lain menyabung ayam, berdukun bekumantan, mengadakan pesembahan seperti pemujaan kuburan keramat dengan mengorbankan hewan.

Suku Talang Mamak mempercayai hantu, teluh dan tahayul. Mereka juga masih mempercayai roh jahat yang tinggal di tempat-tempat tertentu. Suku Talang Mamak saat ini masih banyak tinggal di dalam hutan. Mereka tersebar di Kecamatan Batang Gangsal, Rakit Kulim dan Rengat Barat.

Mayoritas suku Talang Mamak saat ini hidup bertani. Sesuai namanya bahwa Talang berarti ladang Mamak berarti ibu artinya adalah ladang milik ibu. Dengan perkembangan zaman, aliran kepercayaan sudah banyak Suku Talang Mamak yang saat sudah memeluk agama Islam.

"Suku Talang Mamak sebagian sudah memeluk agama Islam Langkah Baru (Agama Islam). Saya perkirakan masih ada 3000 an Suku Talang Mamak menganut Islam Langkah Lama. Keluarga saya semua sudah memeluk agama Islam, tinggal saya saja masih Islam Langkah Lama. Kepercayaan kan tidak bisa dipaksakan. Bagi Talang Mamak yang diperlu diperhatikan adalah pertama adalah adat istiadat, agama nomor dua dan yang ketiga adalah aturan," pintanya.

Hari ini MK menyatakan mengabulkan gugatan Nggay Mehang Tana, Pagar Demanra Sirait, Arnol Purba agar Penghayat Kepercayaan masuk dalam kolom KTP. (R18/Okz)(sumber)[right-side]

Comments

Popular Posts

Aqiqah Putra Bupati Inhu, Didoakan Ribuan Masyarakat Inhu

RENGAT Ribuan elemen masyarakat dari 14 Kecamatan se Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menghadiri acara aqiqah putra Bupati Inhu, H Yopi Arianto dan Rezita Meylani Yopi, yakni Soenara Poetra Arianto. Dalam acara yang digelar dirumah dinas Bupati Inhu, jalan A Yani Rengat, Kamis (9/11/2017) itu, ribuan masyarakat serta undangan lain mendoakan yang terbaik buat Nara. Selaku tuan rumah, Bobby Rachmat dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada ribuan lapisan masyarakat yang telah hadir pada acara aqiqah putra Bupati Yopi. Kelahiran putra pasangan Bupati Inhu, H.Yopi Arianto SE dan Rezita Meylani Yopi merupakan berkah dan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Bupati Yopi. Lebih jelas disampaikan, nama Soenara Poetra Arianto memiliki makna yang sangat berarti bagi keluarga besar Bupati Yopi, dimana, Soe diambil dari nama besar kakek sang bayi yang juga ayahanda tercinta Bupati Inhu, yakni Alm H.Soegianto, sedangkan Nara berarti penerang dan Poetra Arianto diambil dari nama ayah...

Pendaki Pemula? Ini Panduan Mendaki Gunung Papandayan

Jika Anda tinggal di Jakarta dan sekitarnya dan berencana mendaki gunung untuk pertama kali, Gunung Papandayan bisa di jadikan alternatif pertama untuk Anda coba. Gunung Papandayang terletak di Garut, Jawa Barat yang memiliki  ketinggian gunung papandayan  2.665 meter di atas permukaan bisa Anda tempatkan dalam daftar gunung yang perlu di jajal untuk didaki yang pertama kalinya.  Baca Juga :  7 Tempat Wisata Di Garut Yang Paling Menarik Untuk Dikunjungi infopaguci.blogspot.com Kebanyakan pendaki yang berasal dari Jawa Barat dan Jakarta bisa mengunjunginya pada akhir pekan mengingat jalur pendakian gunung ini yang tak terlalu panjang dan tak memakan waktu yang lama.  Trek gunung papandayan juga tak begitu sulit. Sebelum mencoba untuk di daki, sebaiknya Anda perlu memperbanyak informasi untuk memepermudah pendakian, Berikut kami menyajikan panduan lengkap wisata pendakian Gunung Papandayan.  1. Mengapa Papandayan cocok untuk pemula? Perlu Anda ketahui ...