Skip to main content

Tugu Agresi di Kota Rengat Miliki Nilai Historis Perjuangan Yang Sangat Tinggi

RENGAT

Keberadaan Tugu Agresi yang berdiri dengan kokoh di Jalan A. Yani, Kelurahan Sekip Hilir Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, tepatnya didepan Kediaman Dinas Bupati Indragiri Hulu seakan menjadi penanda bahwa Rengat memiliki nilai historis perjuangan yang sangat tinggi sebelum kemerdekaan atau sesudah kemerdekaan.

Tugu Agresi bahkan menegaskan bahwa menjadi salah satu icon Kota Rengat yang memiliki julukan Kota Bersejarah, siapapun pasti tahu akan beberadaan tugu tersebut. Dengan tulisan nama para pahlawan yang gugur ditugu tersebut, semakin membuktikan bahwa satu peristiwa besar pernah terjadi di Kota Rengat.

Namun ironisnya ternyata sejarah dibangunnya Tugu Agresi jarang diketahui oleh generasi sekarang. Namun Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dibawah kepemimpinan Bupati H. Yopi Arianto SE membuat sebuah terobosan baru dan bahkan untuk mengenang kejadian bersejarah tersebut, seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Inhu diwajibkan untuk memperingatinya setiap 5 Januari. Selain itu juga setiap tahunnya Pemkab Inhu juga memperingatinya.

Eka Arrival Aprianto salah satu putra dari Pejuang Inhu saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa tugu agresi yang biasa kita kenal dengan tugu 5 Januari tersebut memang berdiri kokoh tepat di pinggir sungai indragiri. Tugu tersebut untuk mengenang para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan saat Agresi II Belanda.

Berada di pinggir sungai, di sekitar kawasan terdapat taman dan fasilitas olahraga. Selain itu monumen ini berada tepat di depan rumah dinas Bupati Kabupaten Indragiri Hulu

"Tugu ini memang dipersembahkan untuk mereka yang telah mendahului kita. Ratusan nama tentara dan rakyat yang tewas pada peristiwa itu, terpampang jelas di tugu tersebut," ujar Eka.

Pria yang dikenal ramah ini juga menjelaskan bahwa dalam tugu tersebut juga terdapat nama adek kandung dari Bapaknya, yaitu Prajurit 1 Ahmad Rads yang ikut gugur pada peristiwa berdarah di Kota Rengat.

Pada kesempatan tersebut Eka juga menyampaikan kalau semua tahu, sebenarnya bukan itu harapan dari perjuangan yang mereka berikan. Namun tiada lagi yang dapat diberikan untuk mereka yang telah memberikan indah dan nyamannya kehidupan sekarang, selain do’a yang ikhlas serta bangunan tugu untuk dapat dikenang sepanjang masa.

Dari prasasti peresmian, Tugu Agresi ini di resmikan pada 17 Oktober 1984. Dari sejumlah literatur menyebutkan bahwa keberadaan tugu agresi ini selain untuk mengenang perjuangan masyarakat Rengat mempertahankan kemerdekan juga mengambarkan semangat dan etos kerja masyarakat Rengat. (uf)(sumber)[right-side]

Comments

Popular Posts

Aqiqah Putra Bupati Inhu, Didoakan Ribuan Masyarakat Inhu

RENGAT Ribuan elemen masyarakat dari 14 Kecamatan se Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menghadiri acara aqiqah putra Bupati Inhu, H Yopi Arianto dan Rezita Meylani Yopi, yakni Soenara Poetra Arianto. Dalam acara yang digelar dirumah dinas Bupati Inhu, jalan A Yani Rengat, Kamis (9/11/2017) itu, ribuan masyarakat serta undangan lain mendoakan yang terbaik buat Nara. Selaku tuan rumah, Bobby Rachmat dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada ribuan lapisan masyarakat yang telah hadir pada acara aqiqah putra Bupati Yopi. Kelahiran putra pasangan Bupati Inhu, H.Yopi Arianto SE dan Rezita Meylani Yopi merupakan berkah dan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Bupati Yopi. Lebih jelas disampaikan, nama Soenara Poetra Arianto memiliki makna yang sangat berarti bagi keluarga besar Bupati Yopi, dimana, Soe diambil dari nama besar kakek sang bayi yang juga ayahanda tercinta Bupati Inhu, yakni Alm H.Soegianto, sedangkan Nara berarti penerang dan Poetra Arianto diambil dari nama ayah...

Pendaki Pemula? Ini Panduan Mendaki Gunung Papandayan

Jika Anda tinggal di Jakarta dan sekitarnya dan berencana mendaki gunung untuk pertama kali, Gunung Papandayan bisa di jadikan alternatif pertama untuk Anda coba. Gunung Papandayang terletak di Garut, Jawa Barat yang memiliki  ketinggian gunung papandayan  2.665 meter di atas permukaan bisa Anda tempatkan dalam daftar gunung yang perlu di jajal untuk didaki yang pertama kalinya.  Baca Juga :  7 Tempat Wisata Di Garut Yang Paling Menarik Untuk Dikunjungi infopaguci.blogspot.com Kebanyakan pendaki yang berasal dari Jawa Barat dan Jakarta bisa mengunjunginya pada akhir pekan mengingat jalur pendakian gunung ini yang tak terlalu panjang dan tak memakan waktu yang lama.  Trek gunung papandayan juga tak begitu sulit. Sebelum mencoba untuk di daki, sebaiknya Anda perlu memperbanyak informasi untuk memepermudah pendakian, Berikut kami menyajikan panduan lengkap wisata pendakian Gunung Papandayan.  1. Mengapa Papandayan cocok untuk pemula? Perlu Anda ketahui ...