Skip to main content

Dari E Voting dan Pertarungan Pasutri dalam Pilkades

PILKADES

Ada beberapa hal menjadi perhatian dalam pelaksanaan Pilkades serentak di kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dimana 53 ikut melaksanakan ajang demokrasi enam tahunan tersebut.

Ada dua catatan sejarah di Inhu dan Riau dimana dari 53 Pilkades tersebut, satu diantaranya pakai sistem e-voting dan satu lagi terjadi pertarungan pasangan Suami Istri untuk memoerebutkan kursi sistem pemerintahan terbawah tersebut.

Menurut Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes), Herlina, Pilkades e-voting di Inhu, yakni di Desa Buluh Rampai merupakan Pilkades pertama di Riau yang menggunakan sistem e-voting.

"Pilkades e-voting di Buluh Rampai ini pertama di Riau dan Inhu kabupaten ke 15 di Indonesia melaksanakannya, tegas Erlina.

Dilanjutkan Herlina, teknis Pilkades E-Votting ini tidak jauh beda dengan Pilkades sistem manual. Dimana, warga membawa surat undangan Pilkades ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Selanjutnya, panitia memberikan smartcard ke pemilih untuk dibawa ke bilik suara. Di bilik suara, pemilih akan melihat di layar monitor nama dan foto calon, dan dengan menggunakan smartcard tersebut, pemilih menentukan pilihannya.

"Nanti setelah melakukan pemilihan di bilik suara, nanti ter-print struk atau bukti dari alat yang ada di bilik suara. Dan struk itu diambil sebagai bukti telah melakukan pemilihan," jelasnya.

Tentang penghitungan, Herlina menjelaskan bahwa saat jadwal pemilihan selesai, nanti di sistem otomatis mencul nama pemenang suaranya. Jadi tidak perlu pakai hitung manual lagi.

"Sistem ini sudah ratusan desa yang menggunakan se-Indonesia. Sampai saat ini sistemnya nggak ada masalah dan hasil pemilihannya pun tanpa gugatan," jelasnya.

Sementara itu Kabid E Goverment Diskominfo Inhu, Roma Doris SSi MSi, MEng mengungkapkan pelaksanaan e-vot cukup mendaoatkan antusias oenuh dari masyarakat dan berdampak pada tingginya partisipasi pemilih pada Pilkades di Buluh Rampai." Rasa penasaran dan ingin mencoba menjadi salah satu alasan tingginya keinginan masyarakat untuk datang ketempat pemilihan, tambahnya.

Suami Kalahkan Istri, sementara itu, Herlina juga mengakui di pilkades serentak tahun ini di Inhu ada calon Kades yang merupakan suami istri. Bahkan di Pilkades tersebut, hanya suami istri inilah calon-calonnya, tak ada kandidat lain.

"Ya benar, ada Pilkades yang diikuti suami istri sebagai Cakadesnya, yakni di desa Talang Mulya. Suaminya sebenarnya petahana sedangkan istrinya hanya ibu rumah tangga," ujarnya.

Nama si suami adalah Solehan, sedangkan istrinya bernama Een Setiatun.

"Suami istri maju di Pilkades ini bukan pertama kali terjadi di Inhu. Sebelumnya ada juga suami istri yang maju sebagai Cakades, dan tidak ada persoalan, karena memang tak ada aturan yang dilanggar," tambahnya.

Hasil Pilkades Desa Talang Mulia Dengan jumlah DPT 2134, menggunakan hak suara 1589 Partisipasi 75 % akhirnya dimenangkan oleh sang suami dimana Solehan mendapatkan 1481 suara dan sang istri Een Setiatun hanya mendapatkan 95 suara.(MC Riau/ana)(sumber)[right-side]

Comments

Popular Posts

Aqiqah Putra Bupati Inhu, Didoakan Ribuan Masyarakat Inhu

RENGAT Ribuan elemen masyarakat dari 14 Kecamatan se Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menghadiri acara aqiqah putra Bupati Inhu, H Yopi Arianto dan Rezita Meylani Yopi, yakni Soenara Poetra Arianto. Dalam acara yang digelar dirumah dinas Bupati Inhu, jalan A Yani Rengat, Kamis (9/11/2017) itu, ribuan masyarakat serta undangan lain mendoakan yang terbaik buat Nara. Selaku tuan rumah, Bobby Rachmat dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada ribuan lapisan masyarakat yang telah hadir pada acara aqiqah putra Bupati Yopi. Kelahiran putra pasangan Bupati Inhu, H.Yopi Arianto SE dan Rezita Meylani Yopi merupakan berkah dan kebahagiaan tersendiri bagi keluarga besar Bupati Yopi. Lebih jelas disampaikan, nama Soenara Poetra Arianto memiliki makna yang sangat berarti bagi keluarga besar Bupati Yopi, dimana, Soe diambil dari nama besar kakek sang bayi yang juga ayahanda tercinta Bupati Inhu, yakni Alm H.Soegianto, sedangkan Nara berarti penerang dan Poetra Arianto diambil dari nama ayah...

Pendaki Pemula? Ini Panduan Mendaki Gunung Papandayan

Jika Anda tinggal di Jakarta dan sekitarnya dan berencana mendaki gunung untuk pertama kali, Gunung Papandayan bisa di jadikan alternatif pertama untuk Anda coba. Gunung Papandayang terletak di Garut, Jawa Barat yang memiliki  ketinggian gunung papandayan  2.665 meter di atas permukaan bisa Anda tempatkan dalam daftar gunung yang perlu di jajal untuk didaki yang pertama kalinya.  Baca Juga :  7 Tempat Wisata Di Garut Yang Paling Menarik Untuk Dikunjungi infopaguci.blogspot.com Kebanyakan pendaki yang berasal dari Jawa Barat dan Jakarta bisa mengunjunginya pada akhir pekan mengingat jalur pendakian gunung ini yang tak terlalu panjang dan tak memakan waktu yang lama.  Trek gunung papandayan juga tak begitu sulit. Sebelum mencoba untuk di daki, sebaiknya Anda perlu memperbanyak informasi untuk memepermudah pendakian, Berikut kami menyajikan panduan lengkap wisata pendakian Gunung Papandayan.  1. Mengapa Papandayan cocok untuk pemula? Perlu Anda ketahui ...