Skip to main content

Mengapa Harus dengan Shalat Dhuha ?

Mengapa harus dengan shalat Dhuha ?

Yah... Untuk menjawab pertanyaan ini sepertinya kita harus memahami isi dari doa shalat Dhuha. Dengan begitu, kita akan bisa menangkap makna dianjurkan-Nya mengerjakan shalat Dhuha.

Shalat Dhuha
Kita ketahui bahwa shalat Dhuha adalah shalat yang diperintahkan untuk dikerjakan di waktu dhuha. Waktu dhuha adalah waktu yang penuh dengan fathilah, dimana pada waktu tesebut Malaikat Mikail sedang gencar-gencarnya mengantarkan rezeki kepada setiap makhluk.

Mengingat kembali pada Allah, itu memang sebenarnya fungsi atau peran dari shalat Dhuha, namun lebih dari itu ternyata shalat Dhuha dianjurkan oleh Rasulullah SAW karena mempunyai manfaat besar yang mana manfaat tersebut dapat membantu melancarkan segala aktifitas dan rutinitas yang dijalankan manusia di tengah-tengah waktu dhuha.

Perintah shalat Dhuha ialah dikerjakan di pagi hari, tidak disore hari, maupun di malam hari. Ini mengandung makna bahwa manusia memang membutuhkan 'energi' untuk dapat mengais rezeki di sepanjang hari itu. Shalat Dhuha yang dikerjakan di pagi hari akan mengalirkan energi baru yang fositif.

Rasulullah SAW tidak pernah menyia-nyiakan shalat Dhuha diwaktu pagi. Dalam sebuah riwayat pernah diceritakan bahwa Rasulullah SAW setiap selesai shalat subuh selalu menunggu matahari terbit, setelah matahari agak condong sedikit beliau selalu mendirikan shalat Dhiha dua rakaat sampai dua belas rakaat.

Shalat Dhuha yang dikerjakan dipagi hari sangat baik untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka luangkan lah diri kita untuk mengerjakan shalat Dhuha ini minimal dua rakaat setiap harinya sebelum memulai pekerjaan atau membuka hari yang hendak kita lalui. Barang siapa yang mendekatkan diri kepada-Nya, niscaya Dia akan membukakan pintunya.

Shalat Dhuha yang diajarkan dan dianjurkan oleh Rasulullah SAW ini pada dasarnya mempunyai beberapa fadilah atau manfaat besar, diantaranya :

1. Dapat mencukupkan kebutuhan
2. Menghapus Segala Dosa
3. Melapangkan rezeki 
4. Mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umroh
5. Mendafatkan pahala yang sepadan dengan sedekah
6. Dijaukan dari siksa neraka
7. Dimasukkan kedalam surga melalui pintu dhuha
8. Mendapat keuntungan (ghanimah) yang besar dan segera
9. Membangun istana baru di surga
10. Dan, lain sebagainya

Itu lah beberapa fadilah atau manfaat yang di kandung oleh shalat Dhuha, semoga dengan manfaat ini harapannya kita tidak hanya menjadikan ini sebagai pengetahuan, tetapi lebih dari itu justru kita mampu mngamalkannya. Jadikanlah shalat Dhuha ini sebagai motivasi untuk mengais rezeki di sepanjang hari. (John Afifi) 


Comments

Popular Posts

Inilah 7 Khasiat Buah Jamblang Yang Belum Banyak Diketahui Orang

KitaSatu.Com  - Pernah dengar buah Jamblang alias juwet? Ya, buah yang berwarna hitam dan mempunyai rasa yang manis dan sangat mirip seperti buah anggur. Hanya saja buah jamblang sedikit lebih lonjong. Buah yang mempunyai nama latin Syzygium cumini ini mengandung minyak astiri, alkaloid (jambosine), fenol (methylxanthoxylin), asam organik, triterpenoid, resin berwarna merah tua yang di dalamnya terkandung tanin dan asam elagat. Selain itu, Biji jamblang mengandung fatty oil sekitar (3-5%) terdiri dari olei acid, sterculiac acid, palmitic acid, myristis acid, linoleic acid, dan malvalic acid (cyclopropylidenis acid) serta vernolic acid (epoxy fatty acid). Buah jamblang juga mengandung tanin termasuk corilagin. Buah ini merupakan buah yang hanya dapat ditemukan di beberapa negara tertentu di Asia, salah satunya adalah Indonesia. foto: http://cp.jurnalhajiumroh.com Mungkin buah ini jarang sekali kita temui. Tapi jangan salah, buah ini banyak sekali manfaatnya. Terutama dalam bidang...