Skip to main content

Kasat Reskrim Polres Inhu Himbau Warga Hati-hati Penipuan Investasi

Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Andre Setiawan SH
Masyarakat maupun perbankkan di Pemprov Riau khususnya di Kabupaten Inhu sedang heboh tentang bantuan yang disalurkan mengatasnamakan UN Swissindo dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) terkait penawaran investasi illegal, dengan menggandeng Polri, Bank Indonesia dan MUI Provinsi Jawa Tengah sebagai narasumbernya.

Para debitur dihasut untuk tidak perlu membayar utang mereka kepada para kreditur, untuk mendapatkan sertifikat, debitur dipungut biaya administrasi sebesar 50 persen dari angsuran bulanan yang dikeluarkan oleh debitur kepada kreditur.

Selain itu, beberapa orang yang mengaku sebagai karyawan Swissindo dengan membujuk rayu perusahaan yang bergerak di bidang finance dan masyarakat bahwa seluruh utang akan dilunasi oleh UN Swissindo. Untuk meyakinkan pihak perusahaan finance, karyawan swissindo menunjukkan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) No: 0126-BI-SKR/XI/2012 & SKR/IDR 00013 tanggal 30 Maret 2012 yang ditandatangani oleh Gubernur BI Darmin Nasution dan Muliaman D Hadad.

Pihak karyawan UN Swissindo sebelum mendatangi perusaham finance terlebih dahulu mengirim surat ke pihak perusahaan bahwa UN Swissindo sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam pelepasan beban utang.

Menyikapi hal tersebut, Polres Inhu AKBP Arif Bastari SIk MH melalui Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Andre Setiawan SH, Rabu (9/8/2017) saat berbincang dengan datariau.com di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan bank yang ada di Inhu untuk hati-hati dan waspada.

"Kita juga himbau pihak bank untuk keluarkan himbauan atau pengumuman terkait hal tersebut. Saat ini Polres Inhu sedang monitor kegiatan UN Swissindo," tegas Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Andre Setiawan SH.(sumber)

Comments

Popular Posts

5 Tips Untuk Mencegah Penyakit Pneumonia

Penyakit Pneumonia adalah penyakit infeksi serius pada paru-paru yang menyebabkan gejala seperti batuk berdahak, demam dan kesulitan bernafas yang memburuk dari waktu ke waktu. Secara umum, penyakit pneumonia disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae, Klebsiella pneumoniae, Staphylococcus aureus, Haemophilus influenzae,dan Legionella peumophila dapat juga menyebabkan timbulnya penyakit. medicinenet.com Penyakit Pneumonia ini biasanya tidak menular dan dapat diobati di rumah dengan antibiotik yang diresepkan oleh dokter. Namun, dalam kasus yang terjadi pada bayi atau pasien orang tua mungkin memerlukan perawatan khusus di rumah sakit. Gejala Umum Pneumonia Gejala Penyakit pneumonia dapat mencakup: 1. Sering Batuk berdahak 2. Demam tinggi suhu di atas 39 3. Kesulitan bernafas 4. Sesak napas 5. Nyeri dada Diagnosis penyakit pneumonia dapat dilakukan oleh dokter umum atau sepesialis paru melalui tes seperti x-ray pada dada, computed tomography, tes darah atau pemeriksaan dahak. Pne...

Gejala dan Pengobatan Asam Urat yang Perlu Anda Ketahui

Asam Urat atau radang radang sendi disebabkan oleh akumulasi kristal asam urat pada sendi yang secara alami diproduksi oleh tubuh dalam bentuk purin. Purin banyak terkandung dalam beberapa makana, misalnya daging mentah, jamur, bayam, dan hidangan laut. Tanda-tanda terkena asam urat : Gejala terkena asam urat biasanya menyerang pada ibu jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut. Gejala sakit asam urat dapat berbeda pada setiap orang. Dimana terlihat adanya terjadi kemerahan pada sendi, nyeri, dan bengkak. Intensitas nyerinya juga bervariasi. Faktor Pemicu terkenanyan penyakit asam urat s elain makan-makanan  yang mengandung kadar purin tinggi, ada juga beberapa faktor pemicu lainnya, yaitu: 1. Gaya hidup tidak sehat, misalnya sedang minum-minuman beralkohol dan mengonsumsi minuman dengan kadar yang tinggi. 2. Sering mengonsumsi obat-obatan tertentu, misalnya obat Aspirin yang berfungsi mengeluarkan air dan garam dari tubuh. 3. Menderita penyakit tertentu, misal hipertensi, diabetes, g...

Inilah Manfaat Pisang Bagi Kesehatan Otak

KitaSatu.com - Pisang merupakan salah satu buah yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Pisang ini bisa tumbuh di hampir 107 negara dan ter masuk peringkat ke empat untuk tanaman pangan di antara dunia yang dinilai secara moneter.  Foto : simplemeditation Pisang ini memiliki banyak sekali manfaat yang sudah tidak diragukan lagi terutama pada bagian otak. Karena banyaknya manfaat dari pisang ini sehingga tidak sulit untuk mendapatkannya terutama di pasar banyak yang menjual. Buah yang satu ini juga banyak digunakan sebgai bahan dasar atau pendamping untuk membuat jenis makanna lainnya.   Manfaat pisang untuk kesehatan otak Sarapan dengan pisang merupakan salah satu pilihan terbaik bagi kalangan negara maju. Dengan sereal yang di campuarkan pada potongan pisang sudah cukup untuk mengawali aktivitas di pagi hari. Telah dilakukan sebuah penelitian oleh 200 pelajar yang menjadikan pisang adalah sebagai menu sarapan dan membuktikan bahwa konsentrasi belajar mereka alami meningkat. ...

Dua Bhabinkamtibmas Polres inhu Raih Penghargaan

Dua orang Bhabinkamtibmas dari Kepolisian Resort (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) yang berprestasi jum’at (11/8/2017) sekira pukul 09:00 WIB di Hotel Premier Pekan Baru mendapatkan penghargaan sebagai bhabin berprestasi serta berinovasi dari Komjen Pol Putut Eko Bayuseno. Mereka adalah Bripka Misran bhabinkamtibmas Kelurahan Pematang Reba dan Brigadir Sukri bhabinkamtibmas Kecamatan Batang Gansal. Sementara itu, Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari SIK MH melalui Kasat Binmas Polres Inhu AKP H Arsyad mengatakan, penghargaan ini merupakan wujud nyata Bhabinkamtibmas dalam melayani serta mengayomi masyarakat dengan segala upaya dan kerja kerasnya. Dijelaskan Kasat, kedua Bhabinkamtibmas ini patut menjadi contoh kepada Bhabin lainnya untuk terus mengejar prestasi serta berinovasi dalam mewujudkan kamtibmas. “Perlu kita ketahui, bahwasanya polisi sekarang benar benar dekat dengan masyarakat demi menciptakan kamtibmas, serta adanya dukungan dari masyarakat dan juga agar tercipta hubungan yang huma...

Pembunuh PU di RTH Rengat Mengaku Dendam Karena Sering Diganggu dan Dipukuli

Remaja 17 tahun berinisial UD, diamankan ke Polres Inhu Provinsi Riau, setelah membunuh korban bernama Agusri, yang meregang nyawa usai menderita dua luka tikaman di pinggang dan leher. Perkelahian antara kedua ABG (Anak Baru Gede, red) itu diduga dipicu dendam. Hal itu diketahui dari pengakuan UD. Kepada polisi ia menjelaskan bahwa Agusri kerap menganggu dan memukulinya tanpa sebab. Pelaku selama ini tak berani melawan lantaran postur tubuh korban lebih besar darinya. Dendam itu lah yang akhirnya memicu UD nekat menikam Agusri. Sementara pisau yang digunakan pelaku, sengaja dibawanya dari rumah buat jaga malam (jaga dagangan buah, red), sekaligus untuk jaga diri kalau-kalau Agusri kembali menganggunya. Ia pun sempat berfikiran bakal menghabisi nyawa korban jika hal itu sempat terjadi.   Benar ternyata, tepat pada Rabu (23/8/2017) pagi, korban mendatangi UD yang kebetulan bersama temannya sedang duduk menjaga dangan buah di pinggir lapangan RTH (Ruang Terbuka Hijau) Kota Rengat, Ka...

Miliki Sabu, Mantan Polisi di Inhu Riau Akan Dijerat Pasal Berlapis

HUKUM Mantan anggota polisi berinisial A tertangkap karena memiliki narkoba dengan jumlah besar. A yang diamankan Tim Mapolres Indragiri Hulu, Riau akan dijerat dengan pasal berlapis, yakni Undang-Undang Narkotika, pidana umum dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). "Polres tengah melacak keberadaan aset lain milik tersangka yang diduga hasil dari bisnis ilegal tersebut," kata Kapolres Indragiri Hulu AKBP Arif Bastari SIK, Minggu siang di Rengat. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan dikediamannya Air Molek, Kecamatan Pasir Penyu, Kamis (2/11/2017) lalu bersama dua orang kawanan tersangka lain di tiga tempat terpisah. Sejumlah barang bukti turut disita, antara lain ribuan kilo gram narkoba jenis sabu, tiga pucuk senjata api, satu senapan angin, uang tunai ratusan juta rupiah, dua unit mobil dan satu unit sepeda motor. Kapolres optimis, setelah penangkapan A bakal terungkap jaringan lain yang selama ini sudah menjadi incaran kepolisian. Karena itu, diyakini pelaku masih memili...